Sistem persamaan linear dan kuadrat

Nama = Devin Lucky Gunawan

Kelas = X MIPA 2

No.Absen = 6

SPLK itu apa sih?

 Sistem persamaan linear dan kuadrat atau disingkat SPLK adalah sistem persamaan yang terdiri atas sebuah persamaan linear dan sebuah persamaan kuadrat yang masing-masing bervariabel dua. Contoh SPLK adalah sebagai berikut.

y = 2 – x ………………. Persamaan (1)

y = x2 – 3x + 2 ……… Persamaan (2)

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan menyajikan kumpulan contoh soal dan pembahasan tentang sistem persamaan linear dan kuadrat (SPLK) dengan menggunakan berbagai macam metode. Silahkan disimak baik-baik

Contoh soal SPLK

1. Carilah himpunan penyelesaian SPLK berikut, kemudian gambarkan sketsa tafsiran geometerinya.

y = x2 – 1

x – y = 3

Penyelesaian:

Persamaan x – y = 3 dapat kita tulis ulang menjadi bentuk berikut.

y = x – 3

subtitusikan y = x – 3 ke dalam persamaan y = x2 – 1 sehingga kita peroleh:

⇒ x – 3 = x2 – 1

⇒ x – 3 = x2 – 1

⇒ x2 – x – 1 + 3 = 0

⇒ x2 – x + 2 = 0

Persamaan kuadrat di atas sulit untuk difaktorkan. Jika kita hitung nilai diskriminannya dengan nilai a = 1, b = −1, dan c = 2, maka kita peroleh:

D = b2 – 4ac

D = (−1)2 – 4(1)(2)

D = 1 – 8

D = −7

Karena diskriminannya negatif (D < 1) maka persamaan kuadrat itu tidak memiliki penyelesaian. Oleh karena itu, SPLK di atas tidak memiliki penyelesaian sehingga himpunan penyelesaiannya dapat ditulis ∅. Interpretasi geometri dari SPLK ini adalah tidak adanya titik singgung maupun titik potong antara parabola dan garis lurus. Hal ini dapat kalian lihat pada gambar di bawah ini


2. Carilah himpunan penyelesaian SPLK berikut, kemudian gambarkan sketsa tafsiran geometerinya.

x + y + 2 = 0

y = x2 – x – 2

Penyelesaian:

Persamaan x + y + 2 = 0 dapat kita tuliskan sebagai berikut.

y = −x – 2

Subtitusikan nilai y = −x – 2 ke persamaan y = x2 – x – 2 sehingga diperoleh:

⇒ −x – 2 = x2 – x – 2

⇒ x2 – x + x – 2 + 2 = 0

⇒ x2 = 0

⇒ x = 0

Subtitusikan nilai x = 0 ke persamaan y = −x – 2 sehingga diperoleh:

⇒ y = −(0) – 2

⇒ y = –2

Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(0, −2)}. Tafsiran geometrinya berupa titik singgung antara garis lurus dan kurva parabola, yaitu di titik (0, −2) seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini.


3. Carilah himpunan penyelesaian dari SPLK berikut ini.

2x + 3y = 8

4x2 – 12xy + 9y2 = 16

Jawab:

Bagian kuadrat dapat difaktorkan sebagai berikut.

⇒ 4x2 – 12xy + 9y2 = 16

⇒ (2x – 3y)2 – 16 = 0

⇒ (2x – 3y + 4)(2x – 3y – 4) = 0

⇒ 2x – 3y + 4 = 0 atau 2x – 3y – 4 = 0

Jika hasil ini digabungkan dengan persamaan linear semula, maka akan diperoleh dua SPLDV, yaitu sebagai berikut.

2x + 3y = 8

………. SPLDV pertama

2x – 3y + 4 = 0


2x + 3y = 8

………. SPLDV kedua

2x – 3y – 4 = 0


Selanjutnya masing-masing SPLDV itu diselesaiakan dengan menggunakan salah satu dari metode penyelesaian SPLDV yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya. Sebagai contoh, kita gunakan metode gabungan.

Menyelesaikan SPLDV pertama

Dengan menggunakan metode eliminasi, maka dari sistem persamaan 2x + 3y = 8 dan 2x – 3y + 4 = 0 kita peroleh nilai y sebagai berikut.

2x + 3y = 8

2x - 3y = -4

------------------ -

        6y = 12

          y = 2

Kemudian subtitusikan nilai y = 2 ke persamaan 2x + 3y = 8 sehingga diperoleh nilai x sebagai berikut.

⇒ 2x + 3(2) = 8

⇒ 2x + 6 = 8

⇒ 2x = 8 – 6

⇒ 2x = 2

⇒ x = 1

Dengan demikian, SPLDV pertama ini memberikan penyelesaian (1, 2).

Menyelesaikan SPLDV Kedua

Dengan menggunakan metode eliminasi, maka dari sistem persamaan 2x + 3y = 8 dan 2x – 3y – 4 = 0 kita peroleh nilai y sebagai berikut.

2x + 3y = 8

2x - 3y = 4

------------------ -

        6y = 4

          y = 4/6

          y = 2/3

Kemudian subtitusikan nilai y = 2/3 ke persamaan 2x + 3y = 8 sehingga diperoleh nilai x sebagai berikut.

⇒ 2x + 3(2/3) = 8

⇒ 2x + 6/3 = 8

⇒ 2x + 2 = 8

⇒ 2x = 8 – 2

⇒ 2x = 6

⇒ x = 3

Dengan demikian, SPLDV pertama ini memberikan penyelesaian (3, 2/3).

Jadi, himpunan penyelesaian SPLK tersebut adalah {(1, 2), (3, 2/3)}.

4. Carilah himpunan-himpunan penyelesaian dari sistem persamaan linear dan kuadrat berikut ini.

x + y = 0 ……….. bagian linear

x2 + y2 – 8 = 0 ….. bagian kuadrat berbentuk implisit yang tak dapat difaktorkan

Jawab:

Pada bagian persamaan linear, kita nyatakan y dalam x, yaitu sebagai berikut.

⇒ x + y = 0

⇒ y = x


Lalu subtitusikan persamaan y = x , ke persamaan kuadrat x2 + y2 – 8 = 0 sehingga kita peroleh:

⇒ x2 + y2 – 8 = 0

⇒ x2 + (x)2 – 8 = 0

⇒ x2 + x2 – 8 = 0

⇒ 2x2 – 8 = 0

⇒ x2 – 4 = 0

⇒ (x – 2)(x + 2) = 0

⇒ x = 2 atau x = −2


Setelah nilai-nilai x kita peroleh, selanjutnya subtitusikan x = 2 atau x = −2 ke persamaan linear x + y = 0, yaitu sebagai berikut.

■ untuk x = 2 diperoleh:

⇒ x + y = 0

⇒ 2 + y = 0

⇒ y = −2

Kita peroleh himpunan penyelesaian (2, −2)

■ untuk x = −2 diperoleh:

⇒ x + y = 0

⇒ −2 + y = 0

⇒ y = 2

Kita peroleh himpunan penyelesaian (−2, 2)


Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(2, −2), (−2, 2)}. Anggota-anggota dari himpunan penyelesaian SPLK tersebut dapat ditafsirkan sebagai koordinat titik potong garis x + y = 0 dengan lingkaran x2 + y2 = 8. Perhatikan gambar berikut ini


5. Carilah himpunan penyelesaian dari SPLK berikut ini.

x – y = 3 ……………………… bagian linear

x2 – 4xy + 4y2 – 25 = 0 …. bagian kuadrat


Bagian kuadrat dapat difaktorkan sebagai berikut.

⇒ x2 – 4xy + 4y2 – 25 = 0

⇒ (x – 2y)2 – 25 = 0

⇒ (x – 2y + 5)( x – 2y – 5) = 0

⇒ x – 2y + 5 = 0 atau x – 2y – 5 = 0

Jika hasil ini digabungkan dengan persamaan linear semula, maka akan diperoleh dua Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV), yaitu sebagai berikut.

x – y = 3

………. SPLDV pertama

x – 2y + 5 = 0


x – y = 3

………. SPLDV kedua

x – 2y – 5 = 0


Selanjutnya masing-masing SPLDV itu diselesaiakan dengan menggunakan salah satu dari metode penyelesaian SPLDV yang telah disebutkan sebelumnya. Sebagai contoh, kita gunakan metode gabungan.

Menyelesaikan SPLDV pertama

Dengan menggunakan metode eliminasi, maka dari sistem persamaan x – y = 3 dan x – 2y + 5 = 0 kita peroleh nilai y sebagai berikut.

x – y = 3

x - 2y = -5

---------------- -

      y = 8

Selanjutnya subtitusikan nilai y = 8 ke persamaan x – y = 3 sehingga diperoleh nilai x sebagai berikut.

⇒ x – 8 = 3

⇒ x = 3 + 8

⇒ x = 11

Dengan demikian, SPLDV pertama ini memberikan penyelesaian (11, 8).

Menyelesaikan SPLDV Kedua

Dengan menggunakan metode eliminasi, maka dari sistem persamaan x – y = 3 dan x – 2y – 5 = 0 kita peroleh nilai y sebagai berikut.

x – y = 3

x - 2y = 5

--------------- -

      y = -2

Selanjutnya subtitusikan nilai y = –2 ke persamaan x – y = 3 sehingga diperoleh nilai x sebagai berikut.

⇒ x – (–2) = 3

⇒ x + 2 = 3

⇒ x = 3 – 2

⇒ x = 11

Dengan demikian, SPLDV kedua ini memberikan penyelesaian (1, –2).

Jadi, himpunan penyelesaian SPLK tersebut adalah {(11, 8), (1, –2)}.


- Daftar Pustaka

blogspot.com, matematika.2021.Sistem persamaan linear dan kuadrat.Jakarta: blogger.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LUAS SEGI-n BERATURAN, JARI-JARI LINGKARAN LUAR DAN LINGKARAN DALAM SEGITIGA, GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR/DALAM LINGKARAN

SOAL DAN PEMBAHASAN FUNGSI TRIGONOMETRI